Paripurna Ketiga, Pemda Ajukan 4 Buah Raperda

  Thursday 24 October 2019   Winda Bestari     1739

PPID - morowalikab.go.id - Bungku - DPRD Kab. Morowali menggelar Rapat Paripurna di Ruang Sidang DPRD, Rabu (22/10). Agenda Rapat Paripurna ketiga, masa sidang I tersebut adalah tentang pengajuan Pemerintah Daerah Kab. Morowali terkait 4 buah rancangan peraturan daerah (Raperda) yang disampaikan langsung oleh Bupati Morowali, Drs. Taslim.

Rapat paripurna dihadiri oleh Ketua DPRD, Kuswandi, Wakil Ketua I, Sarifudin Hafid, Wakil Ketua II, Asgar Ali dan Anggota DPRD, Kepala OPD lingkup Pemda serta jajarannya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Morowali, Taslim menyampaikan 4 buah Raperda untuk dibahas bersama dan ditetapkan untuk menjadi peraturan daerah. Adapun rancangan peraturan daerah tersebut meliputi Raperda tentang Badan Permusyawaratan Desa, Raperda tentang penanggulangan kemiskinan, Raperda tentang pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun dan penyertaan modal Pemda pada perusahaan daerah air minum Kab. Morowali TA 2020.

 

Taslim menguraikan, secara normatif, Raperda tentang Badan Permusyawaratan Desa berdasar pada ditetapkannya UU No 6 Tahun 2014 tentang desa, posisi Badan Permusyawaratan Desa berkedudukan menjadi lembaga desa. "Dengan demikian, fungsi dan kedudukannya menjadi lembaga legislatif di tingkat desa yang mengandung banyak harapan dan cita dalam memajukan desa", pungkasnya.

Terkait Raperda Penanggulangan Kemiskinan, Taslim melanjutkan, sesuai dengan Perpres No 15 tahun 2010 tentang percepatan penanggulangan kemiskinan merupakan permasalahan yang mendesak dan memerlukan langkah penanganan melalui keterpaduan program antara pemerintah, Pemda, lembaga dan dunia usaha serta melibatkan partisipasi masyarakat yang dijalankan secara optimal, efektif, efisien, terarah, terpadu dan berkelanjutan. Untuk itu, Taslim berharap Perda tentang penanggulangan kemiskinan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat yang kurang mampu di daerah. "Diperlukan regulasi yang dijadikan landasan dan kepastian hukum bagi Pemda dalam menangani permasalahan penanggulangan kemiskinan di Morowali sesuai amanah UUD 45", ucapnya.

Lebih jauh Taslim berujar, terkait Raperda tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun dianggap penting mengingat daerah Kab. Morowali merupakan salah satu daerah kawasan industri penambangan nikel yang berisiko menghasilkan buangan bahan berbahaya dan beracun dari industri pengelolaan nikel.

Sedangkan Raperda tentang Penyertaan Modal Pemerintah Daerah pada Perusahaan Daerah Air Minum TA 2020, Taslim menyebut penyertaan modal daerah merupakan investasi Pemda guna memperoleh manfaat ekonomi, sosial dan meningkatkan kapasitas usaha dalam rangka meningkatkan pendapatan daerah dan meningkatkan kesejahteraan hidup, ujarnya.

Olehnya, ia berharap pembahasan 4 buah Raperda tersebut dapat diikuti dengan baik oleh seluruh perangkat daerah yang terlibat secara teknis guna dalam pembahasannya mengalami penyempurnaan dan dapat ditetapkan menjadi Perda. "Diharapkan semua OPD terkait dapat hadir bersama dalam pembahasan baik di tingkat Badan Pembentukan Perda (Bapemperda) di DPRD dan tingkat fasilitasi di Provinsi sehingga Raperda tersebut menjadi lebih sempurna dan implementatif," tutupnya.

  •    Dibuat oleh Winda Bestari
  •   Dipublish oleh kominfo

Berita Terkait

pemkab-morowali-evaluasi-dan-perkuat-gugus-tugas-kabupaten-layak-anak

Pemkab Morowali Evaluasi dan Perkuat Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak

BMorowalikab.go.id- Bungku – Pemerintah Kabupaten Morowali melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menggelar kegiatan Evaluasi dan Penguatan Gugus Tugas Kabupaten Layak An

wabup-morowali-iriane-iliyas-hadiri-workshop-dan-sosialisasi-opini-ombudsman-2026

Wabup Morowali Iriane Iliyas, Hadiri Workshop dan Sosialisasi Opini Ombudsman 2026

Morowalikab.go.id – Palu – Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas, menghadiri Workshop dan Sosialisasi Opini Penilaian Maladministrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2026 yang digelar di Ruang Polibu, Lantai III, Kantor Gubernur Sul

asisten-ii-buka-rapat-penyusunan-peta-ketahanan-dan-kerentanan-pangan-kabupaten-morowali-tahun-2026

Asisten II Buka Rapat Penyusunan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan Kabupaten Morowali Tahun 2026

Morowalikab.go.id – Bungku – Pemerintah Kabupaten Morowali melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan menggelar rapat penyusunan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan atau Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA) Tahun 2026 di Aula

audiensi-dengan-kemendikdasmen-bupati-iksan-perjuangkan-peningkatan-mutu-dan-pemerataan-pendidikan-morowali

Audiensi Dengan Kemendikdasmen, Bupati Iksan Perjuangkan Peningkatan Mutu dan Pemerataan Pendidikan Morowali

Morowalikab.go.id – Jakarta – Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, memimpin audiensi Pemerintah Kabupaten Morowali dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia, di Jakarta, Senin (20/7/2026)

dprd-dan-polres-morowali-pererat-sinergi-wujudkan-daerah-yang-aman-kondusif-dan-sejahtera

DPRD dan Polres Morowali Pererat Sinergi, Wujudkan Daerah yang Aman, Kondusif, dan Sejahtera

Morowalikab.go.id – Bungku – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Morowali menerima kunjungan silaturahmi dan koordinasi dari Kapolres Morowali yang baru, AKBP Reza Khomeini, S.I.K., bersama jajaran di ruang kerja Ketua DPRD Mo