Dukung Reformasi Birokrasi dalam 100 Hari Kerja Bupati, Dinkes Morowali Menuju Paradigma Sehat

  Thursday 17 April 2025   Octaviana Latong     590

 

Kantor Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Daerah Morowali

 

Morowalikab.go.id, Bungku Dalam rangka mendukung program 100 Hari Kerja Bupati Morowali Iksan Baharuddin Abdul Rauf dan Wakil Bupati Morowali Iriane Iliyas, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Daerah terus mendorong percepatan reformasi birokrasi menuju pelayanan kesehatan yang lebih prima. Hal ini ditegaskan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Morowali, Ashar Maaruf, SE., MM., saat ditemui di ruang kerjanya pada Kamis (17/04/2025)

Ashar Maaruf menyampaikan bahwa selama menjabat lebih dari satu dekade, ia konsisten mengawal reformasi birokrasi di sektor kesehatan agar lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Esensi reformasi ini adalah memastikan pelayanan kesehatan dasar, khususnya di desa-desa dan puskesmas, dapat dimaksimalkan agar masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari kehadiran fasilitas kesehatan,” ujarnya.

Menurutnya, indikator keberhasilan reformasi birokrasi tampak nyata dalam sistem pelayanan yang kini berjalan sistematis dari desa hingga rumah sakit rujukan. Tenaga kesehatan kini hadir dan siaga sejak dari tingkat desa, memastikan masyarakat mendapat layanan pertama secara cepat dan tepat.

Lebih lanjut, Ashar menjelaskan bahwa fungsi antara puskesmas dan rumah sakit tidak tumpang tindih, namun saling melengkapi. Puskesmas bertanggung jawab atas pelayanan dasar yang bersifat promotif, preventif, hingga kuratif ringan—baik di dalam maupun di luar gedung. Sementara rumah sakit fokus pada pelayanan pengobatan lanjutan di dalam gedung saja.

Kepala Dinas Kesehatan Morowali, Ashar Maaruf saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (17/04/2025)

 

Dinas Kesehatan juga melakukan langkah strategis dengan membangun Puskesmas Fonuasingko, sebagai respon terhadap luasnya cakupan wilayah Puskesmas Bungku yang sebelumnya melayani 19 desa dan 6 kelurahan. Puskesmas Fonuasingko resmi beroperasi sejak 2023, setelah melalui kajian dan analisis kebutuhan masyarakat.

Contoh lainnya, di wilayah kepulauan seperti Pulau Umbele, Dinkes membangun puskesmas baru untuk mempermudah akses masyarakat yang selama ini terkendala jarak dan cuaca ekstrem. “Kami tidak ingin masyarakat harus menunggu sehat setelah sakit parah baru mencari pelayanan. Paradigma kita saat ini adalah paradigma sehat. Pelayanan harus hadir lebih awal dan lebih dekat,” tegas Ashar.

Ashar mengatakan untuk Mendukung program 100 Hari Kerja Bupati Morowali, Dinkes telah merancang sejumlah langkah konkret. Salah satu program unggulan adalah “Layanan Jemput Sakit, Pulang Sehat” secara gratis yang direncanakan akan diluncurkan pada 23 April mendatang. Selain itu, Dinkes Morowali juga mendorong seluruh puskesmas untuk menjadi BLUD (Badan Layanan Umum Daerah) demi meningkatkan fleksibilitas pengelolaan anggaran dan kemandirian pelayanan.

Ashar mengapresiasi gebrakan cepat Bupati Morowali di bidang kesehatan, terutama dalam meningkatkan suasana dan sistem pelayanan rumah sakit.

“Kami mendukung penuh visi-misi Bupati untuk mewujudkan ‘Ikhlas Juara di Bidang Kesehatan’. Harapan kami, angka kesakitan terus menurun, angka kematian ibu dan anak dapat ditekan, dan usia harapan hidup masyarakat Morowali semakin meningkat,” pungkasnya.

Dengan semangat kolaboratif antara pemerintah daerah dan masyarakat, reformasi birokrasi di sektor kesehatan diharapkan dapat membawa Morowali menuju era pelayanan publik yang lebih sehat, cepat, dan berkualitas.

Berita Terkait

dukung-transformasi-pertanian-modern-wabup-iriane-iliyas-hadiri-gerakan-tanam-padi-pm-aas-di-bumi-raya

Dukung Transformasi Pertanian Modern, Wabup Iriane Iliyas Hadiri Gerakan Tanam Padi PM-AAS di Bumi Raya

Morowalikab.go.id, Bungku - Wakil Bupati (Wabup) Morowali, Iriane Iliyas menghadiri kegiatan gerakan tanam padi Pertanian Modern-Advanced Agricultural System disingkat PM-AAS yang digelar di Desa Lambelu, Kecamatan Bumi Raya, pada, Kamis (30/7/2026)

pemkab-morowali-evaluasi-dan-perkuat-gugus-tugas-kabupaten-layak-anak

Pemkab Morowali Evaluasi dan Perkuat Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak

BMorowalikab.go.id- Bungku – Pemerintah Kabupaten Morowali melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menggelar kegiatan Evaluasi dan Penguatan Gugus Tugas Kabupaten Layak An

pemkab-morowali-evaluasi-dan-perkuat-gugus-tugas-kabupaten-layak-anak

Pemkab Morowali Evaluasi dan Perkuat Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak

BMorowalikab.go.id- Bungku – Pemerintah Kabupaten Morowali melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menggelar kegiatan Evaluasi dan Penguatan Gugus Tugas Kabupaten Layak An

pemkab-morowali-evaluasi-dan-perkuat-gugus-tugas-kabupaten-layak-anak

Pemkab Morowali Evaluasi dan Perkuat Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak

BMorowalikab.go.id- Bungku – Pemerintah Kabupaten Morowali melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menggelar kegiatan Evaluasi dan Penguatan Gugus Tugas Kabupaten Layak An

pemkab-morowali-evaluasi-dan-perkuat-gugus-tugas-kabupaten-layak-anak

Pemkab Morowali Evaluasi dan Perkuat Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak

BMorowalikab.go.id- Bungku – Pemerintah Kabupaten Morowali melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menggelar kegiatan Evaluasi dan Penguatan Gugus Tugas Kabupaten Layak An