Amran Sulaiman, Panen Perdana Padi Organik di Morowali

  Monday 07 October 2019   Winda Bestari     3147

  PPID - morowalikab.go.id - Witaponda - Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP., bersama rombongan melakukan kunjungan kerja di Desa Salonsa Jaya Kecamatan Witaponda, Senin (7/10). Kunker, dalam rangka Gerakan Panen Padi Organik , Olah Tanah Dan Tanam di Desa Salonsajaya Kecamatan Witaponda Kabupaten Morowali dengan tema "Jadikan Pertanian Organik Menuju Masyarakat Sejahtera Bersama". Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Morowali Drs Taslim, Kapolres Morowali Utara AKBP Bagus Setiawan,SH,SIK,Dandim 1311 Morowali Letkol. Inf Raden Yoga Raharja,SE,MM,M.Ipol, Sekda Morowali, H. Muh Jafar Hamid,SH,MM, Kadis Pertanian Andi Irman,S.STP, Forkopimda, Seluruh Kepala OPD, Para Camat, para Kades, para penyuluh pertanian, kelompok Tani Dan seluruh hadirin undangan. Dalam sambutannya, Bupati Morowali, Taslim menyampaikan Menteri Pertanian bahwa yang menjadi tantangan besar ke depan adalah menyiapkan strategi untuk menghadapi pasar global. Salah satunya para petani yang tidak luput dari ancaman itu. Menjawab tantangan tersebut, Taslim menyebut program padi organik merupakan langka inovatif dalam menghadapi pasar global karena  disinyalir mampu meningkatkan produksi pangan dan mempunyai nilai ekonomi yang tinggi. "Hari ini kami melakukan satu program yaitu program penanaman padi organik karena kami yakin bahwa sekiranya nanti petani di Kabupaten Morowali mampu memproduksi padi organik maka tentu ini akan bisa meningkatkan nilai ekonomis atau nilai pertanian yang ada di Kabupaten Morowali," ucap Taslim. Taslim menguraikan, untuk mensukseskan program ini, segenap elemen (red: pemda dan tim pendamping) terkendala dengan banyak hal termasuk bagaimana mengajak petani-petani untuk mendukung program ini. "Tapi saya yakin masyarakat khususnya yang hadir pada hari ini akan semakin yakin dengan kehadiran bapak menteri berikan kita support, kita nanti arahkan bahwa apa yang kita lakukan hari ini sesungguhnya sebuah program yang bisa menjawab tantangan kita ke depan,” imbuhnya. Sementara itu, Menteri Pertanian, Andi Amran mengungkap bahwa meski di akhir masa jabatannya sebagai menteri ia baru menyambangi Morowali, ia menyebut bukti kecintaannya terhadap Morowali bukanlah sekadar slogan namun dibarengi dengan tindakan konkret. "Di akhir masa jabatan, kami baru datang, bukan karena aku tidak cinta padamu Morowali aku sangat cinta, bukti kecintaan saya bukan slogan. Jika kami hitung-hitung sudah sebanyak Rp 432 miliar kami kirim selama 5 tahun, kalau Sulawesi Tengah kurang lebih nilainya Kementerian desa dengan pertanian itu Rp 8 triliun,” urainya. Di penghujung masa jabatannya sebagai penutupan Kabinet Kerja Pemerintahan Jokowi-JK, Amran mengaku membawa bantuan senilai Rp 4 miliar. "Hari ini kami datang sebagai penutupan Kabinet Kerja pemerintahan jokowi-jk kami bawa nilainya 4 miliar," sebut dia. Alumni Universitas Hasanudin menguraikan, metode bertani yang digunakan ini dari teknologi transformasi pertanian tradisional menuju pertanian modern dan itu bisa hanya memakan waktu 3 jam sampai 5 jam pengolahan. "Jadi kita dulu itu gratis tahu bapak ibu berapa kami bagikan seluruh Indonesia 400.000 unit," ucapnya. Di akhir sambutan, Amran mengungkap telah memberikan bantuan untuk  masyarakat Morowali berupa 2 unit eksavator yang  dapat digunakan untuk peningkatan pertanian. "Demi masyarakat Morowali ada dua eksavator besar harganya 4 miliar 1 biji dan 2 biji kami kirim itu nilainya 8 miliar, satu minggu sampai sebelum Saya serah terima Insya Allah tiba di Morowali,” tutupnya. Selanjutnya, selain memberikan bantuan dua unit eksavator, bantuan lainnya yang diberikan juga berupa bibit cengkeh, bibit kelapa, jagung, padi dan alat panen serta alat bajak kepada kelompok tani yang ada di Kabupaten Morowali.   (Winda)

  •    Dibuat oleh Winda Bestari
  •   Dipublish oleh iqbalmirza

Berita Terkait

pemkab-morowali-evaluasi-dan-perkuat-gugus-tugas-kabupaten-layak-anak

Pemkab Morowali Evaluasi dan Perkuat Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak

BMorowalikab.go.id- Bungku – Pemerintah Kabupaten Morowali melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menggelar kegiatan Evaluasi dan Penguatan Gugus Tugas Kabupaten Layak An

wabup-morowali-iriane-iliyas-hadiri-workshop-dan-sosialisasi-opini-ombudsman-2026

Wabup Morowali Iriane Iliyas, Hadiri Workshop dan Sosialisasi Opini Ombudsman 2026

Morowalikab.go.id – Palu – Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas, menghadiri Workshop dan Sosialisasi Opini Penilaian Maladministrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2026 yang digelar di Ruang Polibu, Lantai III, Kantor Gubernur Sul

asisten-ii-buka-rapat-penyusunan-peta-ketahanan-dan-kerentanan-pangan-kabupaten-morowali-tahun-2026

Asisten II Buka Rapat Penyusunan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan Kabupaten Morowali Tahun 2026

Morowalikab.go.id – Bungku – Pemerintah Kabupaten Morowali melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan menggelar rapat penyusunan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan atau Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA) Tahun 2026 di Aula

audiensi-dengan-kemendikdasmen-bupati-iksan-perjuangkan-peningkatan-mutu-dan-pemerataan-pendidikan-morowali

Audiensi Dengan Kemendikdasmen, Bupati Iksan Perjuangkan Peningkatan Mutu dan Pemerataan Pendidikan Morowali

Morowalikab.go.id – Jakarta – Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, memimpin audiensi Pemerintah Kabupaten Morowali dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia, di Jakarta, Senin (20/7/2026)

dprd-dan-polres-morowali-pererat-sinergi-wujudkan-daerah-yang-aman-kondusif-dan-sejahtera

DPRD dan Polres Morowali Pererat Sinergi, Wujudkan Daerah yang Aman, Kondusif, dan Sejahtera

Morowalikab.go.id – Bungku – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Morowali menerima kunjungan silaturahmi dan koordinasi dari Kapolres Morowali yang baru, AKBP Reza Khomeini, S.I.K., bersama jajaran di ruang kerja Ketua DPRD Mo